herbal, kesehatan, kunir putih

Gejala Dan Penyebab Penyakit Maag

Posted at Januari 31, 2016 » By : » Categories : herbal,kesehatan,kunir putih » 0 Comment

penyakit maag akutSakit Maag atau radang lambung atau tukak lambung atau yang dikenal juga sebagai dispepsia, merupakan salah satu masalah kesehatan yang tidak asing lagi di telinga. Kondisi ini terjadi berawal ketika radang terjadi pada dinding lambung bagian dalam. Radang lambung yang sering atau terus-menerus berlangsung membuat lapisan dinding lambung bagian dalam terkikis sehingga terbentuklah luka yang disebut tukak lambung. Rasa sakit seperti perih atau panas dari leher hingga bagian tengah perut, merupakan gejala umum dari sakit maag.

Di Indonesia, sakit maag merupakan kondisi kesehatan yang sangat umum dan bisa diderita siapa saja. Menurut data yang diperoleh dari International Data Base tahun 2004 saja, diperkirakan setidaknya 3 juta orang dari 238.452.952 total penduduk Indonesia menderita tukak lambung.

Secara garis besar, ada 2 jenis penyakit maag, yakni:

  • Gastritis Akut
    Penyakit maag akut adalah inflamasi (reaksi tubuh terhadap mikroorganisme dan benda asing yg ditandai oleh panas, bengkak, nyeri, dan gangguan fungsi organ tubuh) akut dari lambung, dan biasanya terbatas hanya pada muklosa. Penyakit maag akut dapat terjadi tanpa diketahui penyebabnya.
  • Gastritits Kronis
    Lambung penderita penyakit maag kronis mungkin mengalami inflamasi (reaksi tubuh terhadap mikroorganisme dan benda asing yg ditandai oleh panas, bengkak, nyeri, dan gangguan fungsi organ tubuh) kronis dari tipe gangguan tertentu, yang menyebabkan gastritis dari tipe yang spesifik yaitu gastritis kronisa.

Jenis penyakit maag yang dilihat berdasarkan tingkat keparahan, dibedakan menjadi:

  • Maag ringan
    Maag ringan masih tergolong tahap ringan dimana biasanya setiap orang sudah berada di tahap ini, jika dilakukan pemeriksaan akan terlihat asam lambung berlebih di bagian dinding.
  • Maag sedang
    Maag pada tahap ini sudah menyebabkan nyeri, sakit dan mual yang menyakitkan.
  • Maag kronis
    Maag kronis adalah maag yang sudah parah intensitasnya di bandingkan maag biasa.
  • Kanker lambung
    Kanker lambung terjadi akibat mikroorganisme yang merugikan, yaitu Helycobacter pylori.

Adapun Gejala Dan Penyebab Penyakit Maag adalah sebagai berikut,

Gejala Sakit Maag

Secara umum gejala sakit maag adalah

  • Sakit saat buang air besar
  • Mual dan muntah
  • Sering merasa lapar
  • Perut kembung
  • Nyeri yang terasa perih pada perut dan dada
  • Sering bersendawa

Bagi penderita sakit maag, nyeri bisa saja mulai langsung terasa setelah makan. Sedangkan bagi penderita tukak duodenum atau radang usus halus, biasanya nyeri akan terasa dua hingga tiga jam setelah makan. Karena itu sering kali penderita kondisi ini terbangun di malam hari karena gejalanya yang kambuh.

Nyeri seperti perih dan ngilu atau sensasi panas pada bagian perut selama beberapa menit atau bahkan jam merupakan gejala sakit maag yang paling umum. Gejala tersebut juga bisa terasa dari leher hingga daerah pusar dan bahkan punggung. Nyeri sakit maag berasal dari radang atau luka pada dinding dalam lambung yang terpapar zat asam.

Namun sering kali gejala khas dari sakit maag tidak terasa ketika kondisi tersebut sedang kambuh. Bahkan sakit maag kadang-kadang tidak menimbulkan nyeri sama sekali. Ini berarti, seorang penderita sakit maag bisa saja terkena komplikasi (misalnya pendarahan) tanpa merasakan nyeri pada sebelumnya.

Selain gejala umum di atas, ada juga gejala sakit maag yang lebih kurang umum. Di antaranya adalah mual, hilang nafsu makan, perut panas, dan gangguan pencernaan (beberapa penderita bahkan susah mencerna makanan berlemak).

Penyebab Maag Kronis

Untuk mencerna makanan, lambung menghasilkan zat asam. Meski zat asam merupakan sesuatu yang penting dalam proses pencernaan, namun zat ini juga dapat menyebabkan radang dan kemudian luka pada permukaan lambung yang dikenal sebagai tukak. Untuk mengantisipasinya, lambung melapisi permukaannya dengan lendir.

Umumnya tukak lambung disebabkan oleh obat-obatan inflamasi non steroid (OAINS) atau bakteri H. pylori. Bakteri H. pylori dan OAINS dapat merusak pertahanan lambung (lendir) terhadap asam.

Meski kadar asam yang dihasilkan pada sebagian besar penderita tukak lambung tidak terlalu tinggi, namun zat asam tersebut tetap harus dihambat agar radang bisa sembuh. Setelah radang sembuh, barulah penyebabnya dicari dan diatasi untuk mencegah sakit maag kambuh.

Pengobatan penyakit Maag

Maag bisa disembuhkan tetapi tidak bisa sembuh total, maag adalah penyakit yang dapat kambuh apabila si penderita tidak makan teratur, terlalu banyak makan, atau sebab lain. Biasanya untuk meredakan atau menyembuhkannya penderita harus mengkonsumsi obat jika diperlukan. Tetapi maag dapat di cegah, yaitu dengan cara makan teratur, makan secukupnya, cuci tangan sebelum makan dan jangan jajan sembarangan.

Obat-obatan untuk sakit maag umumnya dimakan dua jam sebelum makan dan dua jam sesudah makan. Adapun dengan tujuan obat dikonsumsi dua jam sebelum makan yaitu untuk menetralisir asam lambung, karena pada saat tersebut penumpukkan asam lambung sudah sangat banyak dan di dalam lambung penderita pasti telah terjadi luka-luka kecil yang apabila terkena asam akan terasa perih. Kemudian obat yang diminum dua jam sesudah makan bertujuan untuk melindungi dinding lambung dari asam yang terus diproduksi. Akhirnya dua jam setelah makan, asam yang di lambung akan terpakai untuk mencerna makanan sehingga sudah ternetralisir dan tidak akan melukai dinding lambung.

Obat-obatan yang biasanya digunakan:

  1. Antasida (Menetralisir asam lambung dan menghilangkan rasa nyeri)
  2. Pompa Proton pencegah pertumbuhan bakteri(Menghentikan produksi asam lambung dan menghambat infeksi bakteri helicobacter pylori)
  3. Agen Cytoprotektif (Melindungi jaringan mukosa lambung dan usus halus)
  4. Obat anti sekretorik (Mampu menekan sekresi asam)
  5. Pankreatin (Membantu pencernaan lemak, karbohidrat, protein dan mengatasi gangguan sakit pencernaan seperti perut kembung, mual, dan sering mengeluarkan gas)
  6. Ranitidin (Mengobati tukak lambung)
  7. Simetidin (Mengobati dispepsia)

Herbal Alami yang dapat mengobati penyakit maag

Sebenarnya banyak sekali tamanan herbal yang dapat mereda atau mengobati penyakit maag ini, namun dari sekian bayaknya tanaman herbal, kami merekomendasikan untuk menggunakan kunyit putih atau temu mangga.
Kunyit putih atau temu mangga yang memiliki nama latin Curcuma Mangga. Val ini memiliki kandungan kurkumin & anti inflamasi yang cukup tinggi yang berfungsi untuk anti oksidan menyembuhkan peradangan.

Dari hasil penelitian dosen agro industri Universitas Mercu Buana Yogjakarta sejak tahun 1999 Proff. Dr. Ir. Hj. Dwiyati Pujimulyani, MP terdapat 4 manfaat dari Curcuma mangga. val :

KHASIAT / MANFAAT KUNIR PUTIH CURCUVAL DP (Curcuma mangga Val.)

kunir putih1. MENINGKATKAN DAYA TAHAN TUBUH
2. MENCEGAH DAN MENGOBATI KANKER (kista atau tumor dll)
3. MENCEGAH DAN MENGOBATI PERADANGAN (maag, ambeien, bronkhitis, amandel, keputihan, nyeri haid, jerawat, diabetes dan asma dll)
4. MENCEGAH DAN MENGOBATI PENYAKIT YANG BERHUBUNGAN DENGAN LEMAK (darah tinggi, stroke, jantung, asam urat, penurun kolesterol dll)

Mencegah dan mengobati (Anonim, 1999):
1. Kanker: leher rahim, payudara, hati, otak, paru-paru, leukimia dan penyakit lain yang berhubungan dengan kanker, kista dan tumor
2. Peradangan: maag, ambeien, tenggorokan, radang hati, bronkhitis, amandel, nyeri haid, keputihan, jerawat atau bisul, diabetes dan asma
3. Penyakit yang berhubungan dengan lemak: darah tinggi, stroke, jantung, asam urat dan menurut Dwiyati dan Agung (2009) kunir putih bermanfaat sebagai penurun kolesterol

Kunir Putih Curcuval DP mempunyai:
a. Aktivitas antioksidan (Dwiyati dan Agung, 2004), mampu mencegah kerusakan gen
b. Zat kurkumin: guna anti peradangan
c. Ribosome Inacting Protein (Anonim, 1999) bermanfaat untuk:
1. Menonaktifkan perkembangan sel kanker (kista atau tumor)
2. Merontokkan sel kanker (kista atau tumor) tanpa merusak jaringan sekitarnya
3. Memblokir pertumbuhan sel kanker (kista atau tumor)

Artikel Terkait:

Leave a Comment