herbal, kunir putih, syaraf terjepit

Penyelamat Syaraf Terjepit

Posted at Januari 10, 2016 » By : » Categories : herbal,kunir putih,syaraf terjepit » 0 Comment

anik prasetyo syaraf terjepitAnik Prasetyo, Perempuan berusia 53 tahun memiliki hoby mendesign interior rumahnya, karena sering mengangkat angkat sendirian sehingga otot-ototnya sering tegang.

Nyeri hebat dipinggang itu dirasakan pertama kali pada Desember 2012. Semula ia mengabaikannya. Sebab itu ketiak nyeri datang ia segera memanggil tukang urut. Usai di pijat, nyeripun hilang, namun semakin lama nyeri semakin kerap menyambangi. Kadang-kadang dalam sepekan ia tak dapat beraktifitas akibat nyeri pinggang. Selain itu, pergelangan kaki kerap terasa kebas dan telapak kaki terasa panas.

Salah Posisi
Rasa sakit plus nyeri di leher, tulang punggung, dan kaki juga sering mendera. Apalagi ketika bangun tidur, membungkuk badan, atau berjalan jauh nyeri semakin menjadi-jadi. Pada November 2013, rasa sakit semakin memburuk. Nyeri kerap menjalar sampai ke kaki. Ia tak sanggup berjalan lama. Saat sakitnya menyerang, Anik bisa sampai menggigil.

syaraf kejepitDari hasil rontgen tulang, dokter mendiaknosa Anik mengidap hernia nukleus pulposus alia HNP. Dalam bahasa awam HNP disebut syaraf terjepit. Citra sinar-X meninjukkansyarf yang terjepit di lumbal tulang belakang di bagian pinggang ruas ke-3 dan 3. Menurut Dr. Hardhi Pranata SpS MARS, dokter spesialis syaraf RSPAD Gatot Subroto, HNP terjadi ketika bantalan lunak antar ruas tulang belakang pecah akibat tekanan berlebihan. Akibatnya rongga sendi menyempit dan menghimpit serabut saraf yang terentang di sepanjang tulang belakang. HNP memicu nyeri lantaran sebagian saraf mengalami iritasi atau kompresi alias penekanan. Dampaknya adalah tegang pada otot pinggang bawah. Dr. Hardhi Pranata SpS MARS mengatakan, pemicu NHP antara lain pembebanan maupun penekanan berlebih, gerakan mengangkat dengan membungkuk, menyetrika sambil duduk, atau mengambil barang di bagasi belakang mobil.

Pemicu lain HNP adalah jatuh terduduk yang menekan tulang belakang, merokok, dan batuk terus menerus. Faktor lain kelebihan bobot badan (obesitas). Itu yang dialami Anik, perempuan setinggi 160cm dgn bobot hampir 80kg. Pria dan wanita beresiko terkena HNP.

Penderitaan Anik akibat syaraf terjepit seperti tak berkesudahan. Pada November 2013 Anik hanya bisa berbaring, “untuk bergeraksedikit saja, nyeri tulang belakang tak dapat saya tahan lagi” kata Anik. Beragam obat dan berbagai macam herbal telah ia konsumsi. terapi dengan pemanas punggung pun ia jalani, namun sembuhpun tak kunjung juga.

kunir putih kapsulMelihat Derita Anik, seorang rekannya menyarankan untuk mengkonsumsi rimpang temu mangga (kunir putih). Sang rekan sembuh dari asma berkat konsumsi Curcuma Mangga itu. Anik patuh pada saran rekannya itu sehingga sejak Desember 2013 ia mengkonsumsi 3 kapsul temu mangga 3 kali sehari. Dua pekan berselang, Anik merasakan hasil signifikan. “Saya bisa duduk dan berjalan kembali”, katanya.

Tiga bulan kemudian, perempuan kelahiran 26 Juli 1962 itu benar-benar terbebas dari gangguan nyeri pinggang hebat. Ia belum memeriksakan diri ke dokter karena 6 bulan terakhir rasa nyeri tak pernah lagi ia rasakan. Anik menurunkan dosis konsumsi menjadi 2 x 2kapsul/hari sekedar untuk berjaga-jaga.

Menurut Prof. Dr. Ir. Hj. Dwiyati Pujimulyani, MP. peneliti temu mangga Fakultas Agroindustri Universutas Mercu Buana, Yogyakarta, kandungan kurkumin dalam temu mangga membantu proses penyembuhan HNP. Profesor alumnus Universitas Mercu Buana itu mengatakan, “Kandungan kurkumin dalam temu mangga cepat mengganti sel-sel yang rusak dan bengkak akibat gangguan jaringan bantalan tulang belakang, Semua anggota genus mengandung kurkumin, tapi aktivitas kurkumin dari temu mangga paling kuat”.

Selain itu, temu mangga juga mampu meluruhkan timbunan lemak yang menekan saraf, Efeknya gangguan kesehatanpun hilang. Untuk mempercepat kesembuhan penderita HNP sebaiknya rajin berolah raga seperti renang dan yoga. Gerakan mendorong dan menarik ketika berenang mampu memperbaiki bentuk tulang punggung yang bagus, karena bisa melemaskan otot-otot dan saraf yang terjepit, sehingga lebih cepat mengembalikan bentuk tulang punggung. Terapi akupuntur juga di anjurkan untuk pengobatan HNP

Trubus 538 – September 2014

Artikel Terkait:

Leave a Comment