kanker, kesehatan, penyakit wanita

Waspada dan Kenali Gejala Kanker Ovarium Di Usia Muda

Posted at Desember 19, 2016 » By : » Categories : kanker,kesehatan,penyakit wanita » 0 Comment

Kanker bisa mengidap siapa saja, tak peduli beberapa umurmu, termasuk kanker ovarium. Meski memang pada umumnya, kanker ovarium terjadi pada wanita dewasa usia di atas 30 tahun, namun tak menutup kemungkinan ini terjadi pada wanita usia muda.
kanker ovarium

Bahkan artis Amerika Cobie Smulders didiagnosis mengidap kanker ovarium di usia 25 tahun. Jarang memang, kanker ovarium terjadi pada usia 20-an tahun, tapi kemungkinan akan lebih besar jika kamu punya keturunan tipe sel yang berhubungan dengan mutasi gen BRCA atau kanker yang berhubungan dengan organ reproduksi.

Ginekologi Nimesh Nagarsheth, MD dalam Health.com mengatakan, jika sel hereditas atau bawaan ini ada dalam dirimu, lebih tinggi potensinya bahkan jika kamu masih kisaran usia muda. Usia memang bukan batasan dan peneliti masih belum mengetahui secara pasti mengapa sel kanker ovarium bisa berkembang pada wanita usia muda, selain karena fakta adanya gen bawaan.

Ada banyak faktor atau variabel yang mungkin mempengaruhi. Sebelum menyadari ini kanker ovarium, Cobie Smulders mengatakan bahwa tubuhnya terasa tidak biasa dan tak sehat. Ia selalu merasa kehabisan energi, mudah lelah dan lelah sepanjang hari. Ia juga merasakan adanya tekanan rasa sakit di perut, sulit dijelaskan. Dari situlah ia memutuskan periksa ke dokter.

Sebanyak 94% wanita kanker ovarium bisa bertahan jika gejala diketahui sejak awal, sayangnya kebanyakan wanita baru mengetahui mengidap kanker ini setelah stadium 3 atau 4. Dan biasanya gejala timbul begitu kuat seperti rasa sakit tak tertahankan di area perut dan bawah perut karena adanya jaringan abnormal yang tumbuh membesar di area itu.

Berikut Tanda-tanda atau gejala kanker ovarium yang harus Anda Waspadai

  • Ketidaknyamanan di perut bagian bawah.
  • Perut bengkak dan / atau sakit; kembung atau perasaan kepenuhan.
  • Samar-samar tapi terus-menerus keluhan pencernaan, seperti gas, mual dan pencernaan.
  • Frekuensi dan/atau urgensi buang air kecil, dan infeksi saluran kemih yang sering.
  • Sembelit.
  • Kelainan haid, seperti pendarahan abnormal atau wanita pendarahan.
  • Unexplained kelelahan dan kelelahan.
  • Hilangnya nafsu makan.
  • Sesak napas/kesulitan bernapas.
  • Unexplained berat badan atau berat badan.
  • Tiba-tiba perut “meledak” menyerupai kehamilan.

Selain menjaga gaya hidup sehat, beberapa cara pencegahan kanker ovarium adalah dengan cara menggunakan pil KB, hamil, menyusui, dan bahkan pemotongan tuba falopi (steril) bisa jadi cara mencegah kanker ovarium. Yuk lebih perhatian dengan kesehatan tubuhmu Anda.

Herbal Untuk Kanker Ovarium

Tanaman herbal yang cocok untuk menanggulangi penyebaran sel kanker adalah temu mangga atau di beberapa daerah biasa di sebut kunir putih, temu bayangan, temu poh (Jawa), temu pao (Madura), temu mangga, temu putih (Melayu), koneng joho, koneng lalap, konneng pare, koneng bodas (Sunda). Tanaman herbal yang memiliki nama latin Curcuma mangga Val. ini kaya akan kandungan kimia seperti tanin, kurkumin, gula, minyak atsiri, damar, flavonoid, dan protein toksis yang dapat menghambat perkembangbiakan sel kanker

Artikel Terkait:

Leave a Comment